Jumat,9 Sept 2016 21:30 WIB

Penulis: Haryadi Hidayat

Ini Tanggapan Honda Terhadap Sorotan Bos GESITS

Foto: Iday

Margono Tanuwijaya, Direktur Marketing PT Astra Honda Motor

Jakarta-Bos GESITS, Muhammad Al Abdullah menyorot motor listrik Honda EV Neo yang digunakan dalam ujicoba perilaku berkendara Kemenhub yang disupport PT Astra Honda Motor (AHM) .

Motor Listrik Honda 'Abal-abal', Masyarakat Jangan Mau Dibodohi

Ia menilai motor yang berkemampuan kecil tersebut hanya akan memberi persepsi negatif terhadap motor listrik.  

Sebenarnya motor listrik ini juga ditanyakan kru media yang hadir saat peresmian ujicoba di Kemenhub, Jakpus (2/9).

Pasalnya, ini bukan produk baru yang mutakhir, ditambah performanya jauh dari motor bakar konvensional.

Margono Tanuwijaya, Direktur Marketing AHM pun menanggapi hal ini.  

“Bukan masalah motor lama. Kita hanya survey kebutuhan orang akan motor listrik. Survey ini melihat bagaimana orang mengecas motor listrik, infrastrukturnya perlu yang bagaimana, kemampuan jarak tempuh yang diperlukan berapa, kecepatan yang diinginkan berapa,” ujarnya saat dihubungi otomotifnet.com (9/9).  

“Jadi hanya survey konsumen. Bagaimana perasaan orang kalau silent. Kalau spek teknis, kalau baterainya hanya cukup 40 kilometer padahal jarak rumahnya jauh tiap hari ngecas, bagaimana".

“Memang, speknya kaya motor 50 cc. Kalau nanti ternyata kurang, harusnya speknya sama dengan motor 125 cc, itu jadi masukan. Tapi pasti harganya akan lebih mahal. Jadi ujicoba ini meng-capture kebutuhan,” papar Margono.

Ditanya mengenai bagaimana jika hasil survey Kemenhub nanti negatif mengingat performanya yang minimalis Margono menampiknya dan mengambil sudut pandang lain.

“Survey tidak ada yang negatif. Kalau ternyata kurang cocok, terlalu kecil, ke depannya harus dipikirkan jangan yang kaya begini. Informasi itu mengenai consumer need, tidak ada yang negatif,” ujarnya.

“Itu motor, kita datangkan khusus untuk survey di sini. Hanya untuk keperluan survey. Untuk mengembangkan motor listrik banyak hal yang harus dipikirkan. Tidak hanya motor tapi juga kemampuan baterai, berapa lama waktu mengisi baterainya dan sebagainya,” lanjut Margono.

Ini Motif Bos GESITS ‘Serang’ Ujicoba Motor Listrik Honda

 

EDITOR

Haryadi Hidayat

TERPOPULER

Top