Minggu,9 April 2017 17:30 WIB

Penulis: otomotifnet

Riding Position & Handling

Halaman 2 dari 3

Foto: Salim/otomotifnet

Riding Position & Handling

Riding Position & Handling

Duduk di atas jok kedua motor ini sangat bersahabat buat pengendara berpostur 160-an cm sekalipun, karena tinggi jok hanya 750-760 mm, sehingga kaki dengan mudah menapak ke aspal.

Jadi buat usia remaja pun cocok nih! Asyiknya karakter joknya berbusa tebal dan empuk, kulitnya juga kesat. Keistimewaan keduanya punya dek yang lebar, sehingga space untuk kaki jadi luas. Posisinya juga rendah, menjadikan paha tak lekas pegal.

Diajak berkendara ternyata kedua motor ini punya handling yang ringan banget! Lincah deh khas skutik untuk komuter harian. Maklum bobotnya enggak sampai 100 kg! Rasanya cocok juga buat kaum wanita yang butuh skutik kecil dan lincah.

Redaman suspensinya pun tergolong nyaman, khususnya yang depan. Sedang belakang kalau sendirian agak keras, tapi kalau untuk berboncengan empuknya pas!

Performa

Keduanya pakai mesin 125 cc Blue Core SOHC 2 klep berpendingin udara. Tenaga terasa responsif di tiap bukaan gas dan suara mesin begitu halus. Bahkan sampai meraih top speed pun rasanya tetap berisi enggak kosong.

Catatan akselerasi keduanya cukup cepat, angkanya bisa dilihat di tabel. Yang unik spidometer Soul GT, jarumnya mentok di 105 km/jam kendati sebenarnya kecepatan masih naik. Tampak dari catatan top speed di Racelogic, bedanya terpaut sedikit dari Mio M3 namun dari spidometer bedanya banyak.

Riding Position & Handling
Riding Position & Handling

Nah bagaimana dengan kinerja SSS? Ternyata enggak bisa langsung siap sesaat setelah motor jalan kendati saklar dalam posisi on. Butuh waktu cukup lama sampai lampunya di spidometer menyala.

Ini karena ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, yaitu tegangan baterai sesuai standar, suhu mesin minimal 50° C, kecepatan telah lebih dari 10 km/jam dan stasioner sesuai standar.

Dan satu lagi ada baterai life, tiap 10 menit maksimal mati oleh SSS adalah 2,6 menit. Kerja SSS yang mematikan mesin setelah berhenti 5 detik memang tergolong pas, enggak terlalu cepat mati saat jalan macet-macetan. Dan ternyata benar walaupun masih pakai dinamo biasa, jadi masih ada suara starter, dengan adanya quick start menghidupkan mesinnya cepat.

 

EDITOR

Dimas Pradopo

TERPOPULER

Top