Sabtu,21 Jan 2017 13:30 WIB

Penulis: Otomotifnet

Upgrade Performa Yamaha V-Ixion, Kebutuhan Buat Turing

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Menyesuaikan kapasitas mesin yang sudah naik jadi 192 cc, lubang masuk dan buang di-porting dengan masih mengikuti lekukan awal

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Enggan reamer, pakai produk SYS ukuran 33 mm, yang dikombinasi dengan velocity stack dengan panjang 10 cm.

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Pakai blok bore up 65 mm berbahan forged berlabel SRP. Volume ruang bakar langsung naik jadi 192 cc dari yang awalnya hanya 150 cc.

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    asokan bahan bakarnya diatur dengan ECU racing aRacer Mini plus

  • Foto: Sigit/otomotifnet

    Sektor gas buang, produk RX-8 yang sudah menempel dari awal motor ini datang tetap dipertahankan

Jakarta - Macam-macam cara orang untuk persiapan turing, ada yang nambahin box buat bawa barang, ada juga yang upgrade performanya agar enggak ketinggalan ketika ketemu trek lurus yang panjang.

Nah, Ismail Nurdiansyah pemilik Yamaha V-Ixion lansiran 2014 ini lebih senang meningkatkan tenaga motornya. Mempercayakan modifikasi mesin pada Ultraspeed Racing (USR), langkah bore up dilakukan. Biar enggak penasaran, yuk intip langsung ubahan Upgrade Performa Yamaha V-Ixion yang powernya naik 11,33 dk ini. • (Sigit/Otomotifnet.com)

Upgrade Performa Yamaha V-Ixion
 

Cylinder Head 
Menyesuaikan kapasitas mesin yang sudah naik jadi 192 cc, lubang masuk dan buang di-porting dengan masih mengikuti lekukan awal, hanya diameter dibuat lebih besar beberapa mm yang juga diikut dengan pemasangan payung klep yang lebih lebar. Tapi sayang ukuran detailnya dirahasiakan. Dengan begitu noken as juga ikutan kena imbas, dimodifikasi agar berdurasi 243º dengan lift 7,2 mm. Sedang untuk kompresi dipatok 12,5:1, terbilang cukup padat untuk setelan turing

Throttle Body SYS
Agar kebutuhan bahan bakar bisa terpenuhi, Freddy panggilan akrab bos USR ini enggan reamer throttle body standarnya, karena sudah ada produk SYS ukuran 33 mm, yang dikombinasi dengan velocity stack dengan panjang 10 cm.

Piston 65 mm
Dongkrak power secara instan, Freddy Gautama tuner sekaligus owner USR langsung colok blok bore up 65 mm berbahan forged berlabel SRP. Volume ruang bakar langsung naik jadi 192 cc dari yang awalnya hanya 150 cc.

ECU aRacer & Koil USR 
Pasokan bahan bakarnya diatur dengan ECU racing aRacer Mini plus, sehingga kebutuhan bahan bakar dari rpm bawah hingga puncaknya diatur dengan sempurna, dengan air fuel ratio 13,2:1. Kemudian untuk pembakarannya ini disempurnakan lagi dengan koil racing USR.

Knalpot
Sektor gas buang, produk RX-8 yang sudah menempel dari awal motor ini datang tetap dipertahankan. Knalpot berbahan stainless ini ternyata mampu menyempurnakan semua setingan yang dibuat dari awal dengan karakter suara yang ngebass

Hasil
Dengan spek seperti ini mampu memuntahkan power 22,57 dk di 10.600 rpm dan puncak torsi di 16,4 Nm pada 8.400 rpm, naik dua kali lipat dibanding standar. Grafiknya juga terus ngisi dari putaran bawah sampai ke atas.

Bore Up V-Ixion USR
 

Hasil Test:
Boreup
Power : 22,57 dk @ 10.600 rpm
Torsi : 16,4 Nm @ 8.400 rpm
Standar
Power : 11,24 dk @ 8.700 rpm
Torsi : 9,7 Nm @ 7.700 rpm

Data Modifikasi:
Blok set : SRP 65 mm
Throttle body : SYS 33 mm
ECU : aRacer RC Mini Plus
Koil : USR
Cam : USR
Knalpot : RX8
USR : 0817858080

 

 

 

 

 

EDITOR

Dimas Pradopo

TERPOPULER

Top