Mobil - otomotifnet.com

LAST UPDATE

Prosesor Audio Mobil

Jumat, 28 Januari 2011 13:50 WIB

Upgrade Instan Prosesor pada Audio Mobil Buat Harian

Penulis : Anton | Foto : Anton

Jakarta - Prosesor pada sistem car audio sebenarnya mirip dengan CPU (Control Processor Unit) di komputer. Bagi sebagian kalangan awam, prosesor lebih dipahami sebagai sebuah alat mirip mixer pada studio rekaman. Atau bagi para sounds engineering panggung musik, diandalkan buat setting audio di atas pentas.

Bedanya yang digunakan untuk setting tata suara di kabin mobil, terletak pada sistem yang dipakai. Kalau untuk car audio, lebih berfungsi sebagai sebuah alat untuk menciptakan suara agar terdengar lebih sempurna.

Lantaran dilengkapi semua fitur pengatur suara macam crossover, yang berfungsi untuk memerintahkan setiap speaker sesuai wilayah kerjanya. Kemudian parameter buat equalizer, untuk menurunkan frekuensi-frekuensi suara yang dianggap berlebihan atau menggangu. Serta pengatur time correction, yang berguna buat menunda datangnya suara dari speaker ke arah pendengar.

Lantas jika peruntukannya buat upgrade sound system di mobil harian, tanpa harus mengganti beragam komponen pendukung seperti speaker atau menambah subwoofer, apakah layak diterapkan? Mengingat prosesor lebih banyak diandalkan para instalatur car audio profesional, buat meramu settingan mobil kontes. Simak jawabannya. (mobil.otomotifnet.com)

Audison

Pilihan berikutnya seperti Audison Bit One. Produk ini bisa diandalkan buat mengupgrade settingan audio standar kabin mobil Anda. Pasalnya banyak fitur yang bisa dimanfaatkan.

Seperti mengatur setelan suara di sisi pengemudi, untuk mendapatkan suara yang lebih indah jika sedang nyetir sendirian. Kemudian bisa manfaatkan opsi pengatur setelan high-pass, low-pass atau crossover band-pass. Adapula opsi crossover, dengan menggunakan salah satu sistem berjuluk Linkwitz-Reiley atau jaringan jenis Butterworth.

Sementara buat pengaturan time delay, cukup mengaturnya dengan mengukur semua jarak speaker dari posisi Anda. Prosesor Bit One secara otomatis akan mengatur time delay. Selain itu, ada fase inversi tombol untuk membalikkan fase dari crossover kiri dan kanan.

Alpine

Prosesor Alpine bisa dikatakan yang paling dominan di kalangan pencinta car audio Tanah Air. Pasalnya kinerja produk high-end asal Jepang itu, sudah terbukti andal di hampir semua ajang kompetisi car audio taraf internasional.

Menurut Boyke, Brand manager PT Multi Mayaka selaku distributor resmi Alpine di Tanah Air, hampir bisa dibilang seluruh varian prosesor Alpine bisa disandingkan dengan head unit Alpine.

"Untuk tipe PXA-H100 bisa dipakai tanpa perlu menambah power amplifier. Jadi sehabis pasang prosesor ini, idealnya pakai head unit Alpine yang sudah built in power amplifier," urai Boyke.

Processor Alpine yang bisa diperoleh di pasaran saat ini seperti PXA-H100 seharga Rp 2,6 juta, PXA-H701 yang dulu dibanderol Rp 6 jutaan namun sekarang sudah discontinue. Sementara head unit, hampir semua varian berkode CDA dan IVA bisa pakai prosesor tadi.

Zapco

PT Intersis Sejahtera Abadi selaku agen tunggal produk Zapco di Tanah Air, juga menggelontor sebuah prosesor andal berlabel Zapco.

Pabrikannya mengklaim bahwa prosesor ini lebih bertaring ketimbang rival kuat macam Alpine PXA-H701 atau Audioson Bit One.

Prosesor Zapco layak diperhitungkan buat Anda yang menyukai suara efek stereo (surround sound). Untuk menunjang kebutuhan car theater, performa Zapco sangat menawan.

Pasalnya parametric equalizer yang dipadu fitur crossover-nya, mampu menciptakan keserasian optimal di semua sudut kabin. Sehingga penikmat audiophile bisa menentukan posisi duduknya, tidak hanya di depan (posisi pengemudi) namun bisa dimana pun Anda suka.


Domination

PT Audioworkshop di bawah komando Wahyu Tanuwidjaja, sekitar akhir November lalu telah mendesain sebuah prosesor berlabel Dominations The Corpus Callosum.

Prosesor yang banderolnya sekitar Rp 7 jutaan ini, memang diperuntukkan bagi kalangan audiophile yang gemar mengadu nyali di ajang kompetisi. Pasalnya, Wahyu memang merancang sistem yang tak kalah menarik ketimbang produk prosesor lainnya.

Nama Corpus Callosum sendiri memiliki arti sebagai kumpulan massif syaraf-syaraf, yang menghubungkan otak kiri dan otak kanan. Filosofi yang hendak ditonjolkan oleh Wahyu, supaya proseor racikannya itu bisa menghubungkan antara pikiran kita dengan sistem audio mobil.

JBL 

JBL MS-8 yang dirilis 2010 lalu oleh pengagennya, PT Berkat Anugerah Perkasa Jaya (BAPJ), boleh dikatakan prosesor yang memang ditujukan bagi kalangan awam yang ingin upgrade sound system secara optimal.

Menurut Asun Bahari, brand manager yang memegang kendali penjualan MS-8, prosesor pintar ini bisa digunakan pada sistem audio standar mobil apapun, tanpa perlu mengganti head unit maupun speaker aslinya.

Kepintaran lainnya yang disuguhkan JBL MS-8, pengaturan sound staging dan efek surround bisa di-setting hanya melalui suara kita. "Software pada prosesor MS-8, secara otomatis akan mengatur ulang frekuensi yang dibutuhkan, sesuai dimensi kabin mobil yang dipakai," jelas Asun.

Proses Instalasi

Seputar instalasi untuk menata ulang sistem audio standar mobil pakai bantuan prosesor, Anda mesti memahami terlebih dulu bahwa semua prosesor mempunyai input RCA.

Jika head unit orisinal mobil sudah dibekali output RCA, maka bisa secara langsung disambungkan ke prosesor dengan menggunakan kabel RCA. Namun apabila head unit standar mobil belum terdapat output RCA, masih bisa diakali pakai hi-low adaptor.

Fungsi adaptor ini untuk mengubah input dari kabel speaker menjadi input RCA, supaya dapat disambungkan ke prosesor yang akan digunakan, lantaran prosesor hanya dibekali input berupa RCA. (mobil.otomotifnet.com)


Berita Terkait

mobiltv

JW Player goes here