Mobil - otomotifnet.com

LAST UPDATE

Tips Mobil

Rabu, 02 Mei 2012 14:05 WIB

Karet Suport Toyota Yaris, Rajin Lumasi Agar Tak Cemas

Penulis : Anton | Teks Editor : Bagja | Foto : Anton

 JAKARTA - Gangguan di sektor kaki-kaki mobil dapat dipicu oleh berbagai faktor. Salah satunya dari support sokbreker yang tergolong komponen slow moving ini. Seperti dialami Aji, pembesut Toyota Yaris tahun 2010.

Menurut lajang 32 tahun ini, indikasi awal ditandai dengan bunyi tidak normal di sektor roda depan mobil kesayangannya ini. "Waktu itu suaranya terdengar cukup nyaring ketika masuk ke parkiran gedung, yang posisi jalurnya menanjak dan menikung tajam ke kiri. Saya tes saat mau memarkir mobil, kalau setir dibelokkan patah ke kiri pasti bunyi tadi muncul lagi," papar Aji dengan nada khawatir karena mobilnya masih tergolong baru.

Awalnya Aji mengira kalau bunyi tadi ditimbulkan dari keausan di bagian bearing roda atau tie-rod. Tapi setelah dicek ke Beres (bengkel resmi) Toyota langgannya, bunyi seperti suara kletek-kletek dan terdengar cukup keras itu, dipicu dari karet support sokbreker yang minim pelumas (Gbr.1).

Wajar jika pemilik mobil yang umurnya belum genap 3 tahun, akan merasa sangat was-was karena efek suara ‘aneh’ di bagian roda besutannya.
Menurut Zaenal, Service Advisor Tunas Toyota Kebayoran Lama, pegangan atau support sokbreker pada kebanyakan mobil baru sudah dilengkapi bearing, yang posisinya terpisah dengan karet support-nya (Gbr.2).

Mengingat harga support (karet+bearing) sokbreker ini terbilang mahal, sekitar Rp 680 ribuan per buah, "Sebaiknya selalu memeriksa kondisi pelumas di bagian support sokbreker, minimal 6 bulan sekali jika mobil sering jalan. Kalau kedapatan sudah agak kering, lumasi di bagian luar dan dalamnya," saran Zaenal (Gbr.3).

Sebab jika pelumas di pangkal atas suspensi depan itu sampai mengering, fleksibilitas gerakan memutar ke kanan-kiri dari sokbreker saat roda depan dibelokkan bakal tersendat karena seret.

Kalau dibiarkan tanpa pelumas alias minim pelumasan, salah satu dampaknya muncul bunyi abnormal pada roda mobil seperti yang dialami Aji tadi.

Parahnya lagi jika pelumas di bagian tadi sudah mengering dalam waktu cukup lama, bisa membuat karet support lebih cepat getas. Sehingga ketika sokbreker menerima benturan keras pada waktu roda menghantam lubang, karet support yang berfungsi sebagai penahan benturan dengan bodi, tak mampu berfungsi optimal lantaran sudah tak lagi kenyal.

Efek sampingnya juga dapat membuat karet support gampang sobek bahkan pecah (Gbr.4). Sehingga peredaman suspensi sedikit menurun serta gejala road noise bisa bertambah, karena tak ada penahan getaran di suspensi depan. (mobil.otomotifnet.com)

Berita Terkait

mobiltv

JW Player goes here

Forum Mobil