Mobil - otomotifnet.com

LAST UPDATE

Modifikasi

Kamis, 12 Juli 2012 16:04 WIB

Grand New Toyota Kijang Innova 2012, Rem Brembo

Penulis : Rio | Teks Editor : Bagja | Foto : Reza


Tak ada monster laut yang begitu mengerikan dan legendaris daripada Kranken. Monster yang selalu digambarkan sebagai gurita raksasa, segitu hebatnya sampai Kranken selalu disinggung dalam berbagai film box office.

Sama halnya Grand New Toyota Kijang Innova keluaran 2012 milik Theodorus ‘Teddy' Suryajaya, pemilik bengkel Rev Engineering di Jl. Arteri Kedoya No.70, Jakbar. Memang, apa hubungannya?

NOS KERING

Begini, tahu dong kalau gurita akan meninggalkan cairan hitam pekat ketika terdesak. Nah, begitu pun MPV keluarga milik Teddy. Begitu injak pedal gas pol, dijamin kendaraan di belakangnya bakal kehilangan jejak.

Coba di ajang drag race sepanjang 201 meter, Kranken berhasil mencatat waktu terbaik 9,031 detik. "Itu harus pakai ban slick khusus drag ukuran 28, biar ketahan sidewall. Kalau pakai yang sekarang pasti spin terus," ungkap Teddy.

Rahasianya ada di mesin 1KD-FTV milik saudaranya, Toyota Hilux yang menggantikan mesin 2KD-FTV bawaan aslinya. Begitu sampai bengkel, mesin asli langsung diturunkan. Begitu getol Teddy mengoprek diesel common-rail masa kini, sampai-sampai si Kranken berhasil membukukan tenaga maksimal hingga 500 dk!

Tak dibiarkan standar, ubahan paling kentara pada turbo IHI RHF55 series yang terpasang. "Boost disetel pada angka 40 Psi atau sekitar 3 Bars," papar pria berambut jigrak ini.

Tak cukup mengandalkan turbo, untuk membangkitkan tenaga monster, dibutuhkan suntikan ekstra NOS tipe kering. Tanpa NOS, hasil catatan power maksimal di kisaran angka 480 dk, begitu NOS ditembak, alhasil grafik hasil dyno langsung melejit di 500 dk. Ingat, tenaga sebesar ini ditopang torsi sebesar 900 Nm ketika start.

Pastinya, injektor standar enggak bakal cukup melayani. Maka dari itu, diganti dengan injektor stage 3 yang punya debit lebih besar, berikut seperangkat pompa solar elektronik 3 rotor khusus common-rail. Oh iya, mengatur segala kinerja mesin, Teddy percaya dengan kemampuan stand alone ECU Shop asal Thailand.

Penerus tenaga sebesar itu bikin transmisi standar tak bisa lagi digunakan. "Pakai girboks Toyota 1JZ, tapi kalau pakai gardannya malah enggak kuat. Jadi, sekarang lebih cocok pakai gardan Innova otomatis dengan perbandingan gigi 3,7," ucap tuner murah senyum ini.

Otomatis, tongkat persneling mesti mundur dari posisi semula, berikut kopel yang disesuaikan panjangnya.

Kabarnya lagi, melihat sosoknya di situs video, sang Kranken beberapa kali berhasil meninggalkan lawannya yang berupa sportscar loh.

Hiii, serem... (mobil.otomotifnet.com)

Berita Terkait

mobiltv

JW Player goes here

Forum Mobil