Mobil - otomotifnet.com

LAST UPDATE

Tips Mobil

Kamis, 28 Maret 2013 17:03 WIB

Delivery Mobil Baru, Sepuluh Titik Pengecekan

Penulis : Uut | Foto : UUT


Heri, sebut saja begitu, merasa tertipu lantaran menemukan adanya ‘sol-solan’ di cat bodi belakang mobil barunya. Padahal mobil itu baru dibelinya 3 hari. Heri pun komplain ke dealer tempat ia membeli. Pihak dealer tentu tidak mau serta merta mengganti. Karena merasa konsumen sudah menandatangani surat serah terima mobil, tanda sudah mengecek kondisi mobil saat diterima.

“Dealer ataupun pihak pengirim akan membatalkan claim jika terjadi kerusakan atau kekurangan dari kendaraan apabila kita tidak teliti dalam menerima kendaraan dan sudah menanda tangani surat serah terima pengecekan”, tutur Reza Vuris, Sales Consultan, Toyota Astrido Jakarta.

Nah, mencegah hal serupa terjadi, ada baiknya lebih waspada. Caranya, dengan melakukan pengecekan lebih maksimal sebelum menandatangani tanda serah terima mobil baru.

“Sebelum dikirim, kendaraan akan kami cek semua kelengkapannya. Mulai dari cek fisik, bagian dalam sampai dongkrak dan ban serep. Hasilnya kami lampirkan juga kepada pemilik untuk di periksa ulang saat menerima kendaraan,” jelas Victor Muslim, sales Suzuki Dewi Sartika, Jaktim.

Berikut 10 titik yang harus dicek saat menerima kendaraan baru.

1. WAKTU PENGIRIMAN

Usahakan waktu pengiriman pada saat siang hari. Hal ini guna memaksimalkan pengecekan secara visual. Pilihlah hari libur Anda atau akhir pekan.

2. CEK BODI & EKSTERIOR

Walaupun siang hari, gunakan alat bantu senter untuk mengecek lekukan atau goresan halus pada bodi. Senter juga berguna untuk mengecek bagian kolong kendaraan. Sebagai konsumen mobil baru, kita memiliki hak penuh untuk kesempurnaan kendaraan 100%.

Bila ditemukan ada cacat, Anda berhak untuk meminta unit pengganti lain. Jangan terima opsi dealer untuk melakukan perbaikan atas cat. Selain tidak orisinal lagi, itu akan berpotensi belang.

3. CEK KONDISI INTERIOR DAN JOK

Biasanya seluruh interior mobil ditutupi plastik pelindung. Terlebih pada bagian jok. Saat serah terima mintalah pihak dealer untuk membuka cover plastik tersebut, supaya bisa melihat kondisi asli dari interior. Sebaiknya tidak melakukan pembukaan plastik ini sendiri, supaya kalau ada kerusakan pihak dealer tidak bisa mengelak.

Periksalah seluruh bahan plastik pada interior. Bila ditemukan cacat di bagian ini, tidak perlu menuntut unit pengganti. Cukup dilakukan penggantian suku cadang interior yang bermasalah.

4. BUKU MANUAL

Pastikan ada saat serah terima. Karena buku ini penting untuk memahami fitur dan spesifikasi kendaraan. Selain buku manual mobil, cek juga apakah buku servis serta manual untuk audio tersedia pula.

5. JARAK TEMPUH

Seharusnya mobil baru memiliki jarak tempuh 0 km. Namun mustahil terjadi karena adanya proses pengetesan di pabrik serta distribusi ke dealer. Batasan konsekuensinya jarak tempuh di bawah 50 km. Bila di atas 50 atau bahkan 100 km, pemilik bisa melayangkan komplain. Ada 2 alternatif tersedia. Meminta unit lain, atau menggunakan hal ini supaya dealer memberi potongan harga.

6. KELENGKAPAN PERALATAN DAN BAN SEREP

Peralatan wajib berupa kunci – kunci, “tools” sampai dongkrak wajib ada. Perlengkapan standar mobil ini akan menjadi sangat berguna disaat ada masalah di jalan nantinya. Bila kesulitan menemukannya, minta pihak dealer menunjukkannya. Jangan lupa cek kondisi ban serep dengan baik. Guna menghindari penukaran ban saat pengiriman. Kasus yang pernah ada, ban serep terpakai karena salah satu pelek tergores terkena pembatas jalan.

7. FITUR DAN KELISTRIKAN

Pastikan semua fitur sesuai dengan brosur. Untuk itu mintalah dealer untuk mendemonstrasikan fitur yang kurang dimengerti. Cek apakah setiap fitur yang ada di mobil sudah bekerja dengan baik dan sempurna. Periksa dinginnya AC serta indikator di instrumen. Bila ada yang menyala merah atau kuning terus menerus, ini menandakan ada ketidak wajaran.


8. UJI KENDARAAN

Saat pengetesan pertama kali, cek apakah ada bunyi-bunyi tak wajar dari mesin dan suspensi. Baiknya didampingi oleh pihak dealer atau pengirim. Bila ada, akan menjadi bukti untuk melaporkan masalah ini ke dealer.


9. DOKUMEN PENGIRIMAN

Hal ini menjadi penting karena berhubungan dengan keabsahan dan legalitas dari kendaraan. Periksalah seluruh dokumen yang berkaitan dengan pengiriman kendaraan, kecuali BPKB dan faktur. Karena membutuhkan waktu penyelesaian beberapa bulan. Cek data di STNK sudah sama persis dengan nomor identitas mobil dan nomor rangka. Begitu pula dengan nama dan alamat pemilik. Bila terjadi kesalahan, minta pihak dealer untuk melakukan perbaikan dan memberi pelat nomor sementara sambil menunggu perbaikan data.


10. PERIKSA SENDIRI

Biasanya karena sibuk, yang menerima supir atau pembantu. Sebisa mungkin pengecekan dilakukan sendiri. Jangan diwakilkan pada orang lain. (mobil.otomotifnet.com) 

Berita Terkait

mobiltv

JW Player goes here